Kamis, 12 September 2013

Serangan Tengah Malam Menggunakan Ilmu Hitam

nah-sub  


KELAKUAN Minggus, 43, benar-benar seperti ayam jago. Kepada emaknya doyan, pada anak tiri makin ketagihan. Di kala Valerin, 16, anak tirinya tidur lelap, dengan menggunakan ilmu hitam berlangsunglah “serangan” tengah malam itu. Sekian kali dibombardir tengah malam, Valerin hamil dan Minggus jadi urusan polisi Polsek Payahe, Maluku Utara.
Tahukah Anda kelakuan ayam jago? Di samping suka berkokok tengah malam, dia tak pernah punya timbang rasa saat menyalurkan libidonya. Ketemu induknya hayo, ketemu anaknya juga tidak nolak. Apa lagi ayam jago kepala hitam macam Minggus ini. Di tengah malam suka juga dia asah “taji”, dengan sasaran si anak tiri, Valerin. Semunya berlangsung mulus saja, karena baik ibu maupun anaknya sengaja disirep (dibuat terlena) dengan ilmu hitam.
Saat menikah dulu Minggus memang ketemu perempuan yang sudah memiliki beberapa anak, sehingga dia sekedar jadi “generasi penerus”. Anak pertama sang istri, kala itu baru berusia 6 tahun, dan setahun kemudian Minggus memberinya adik. Makin ramailah keluarga Minggus, karena 10 tahun berumah tangga telah lahir 3 anak dari rahim sang istri.
Setelah berangkat dewasa, Valerin yang dulu masih nampak imut-imut, kini bodinya sungguh amit-amit. Sekel nan cemekel, kata orang Jawa. Anehnya, meski bocah ini termasuk kalangan dalam, Minggus memandangnya secara lain, penuh dengan nafsu. Jadi seperti Konvensi Capres Demokrat; meski orang dalam parti tapi ikut berkompetisi dan berusaha untuk menang.
Begitulah Minggus. Lantaran didorong-dorong oleh setan, dia ingin sekali jadi “pemenang”-nya dan menjadikan Valerin sebagai tokoh alternatif dalam urusan ranjang. Bila ibarat mobil ibunya ini sudah produksi tahun lama, Valerin masih banyak dipajang di show room dan dealer. “Bisa bikin deg-degan dan sangat nyaman di bawah lambung,” kata setan yang rupanya demen minum kopi, mencoba mempengaruhi.
Valerin karena sudah beranjak dewasa, tidurnya sudah misah di kamar sendiri. Ini justru sangat menguntungkan bagi Minggus. Tengah malam bila istrinya sudah larut dalam mimpi, diam-diam diam masuk ke kamar anak tirinya tersebut. Berkat ilmu hitam entah pemberian siapa, tidur Valerin menjadi semakin pules. Akibatnya saat diraba-raba dan kemudian digauli bak seorang istri, sama sekali tidak berontak.
Serangan tengah malam itu berlangsung secara rutin.  Pernah sekali ilmu hitam Minggus kurang mateng, sehingga saat disetubuhi ayah tiri dia terjaga dan mencoba berontak. Tapi dengan sedikit ancaman, Valerin pun bertekuk lutuh dan berbuka paha. Ibarat buku, Valerin selesai dibaca hingga halaman terakhir.
Kelakuan Minggus yang mirip ayam itu terungkap ketika tubuh Valerin nampak semakin gemuk, terutama di sekitar perutnya. Dibawalah ke bidan. Ternyata gadis ABG itu dinyatakan hamil 4 bulan. Tentu saja sang ibu terperangah. Makin terperangah lagi saat Valerin mengaku bla bla bla…..bahwa pelakunya Minggus ayah tirinya. Kontan istri Minggus ini lapor ke polisi, melaporkan suami sendiri.
Minggus segera dijemput di rumahnya, Desa Wama kecamatan Oba Selatan, Kabupaten Tidore. Meski tangan sudah diborgol, masih juga mencoba kabur, tentu saja dengan mudah bisa diringkus kembali.  Kata Minggus dalam pemeriksaan, hanya sekali Valerin “rewel” saat diperlakukan sebagai istri, tapi ke sononya aman-aman saja.
Kok ke sono-sono segala, mau ke mana sih? 

(sumber) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar